Kelapa sawit didatangkan ke Indonesia oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1848. Beberapa bijinya ditanam di Kebun Raya Bogor, sementara sisa benihnya ditanam di tepi-tepi jalan sebagai tanaman hias di Deli, Sumatera Utara pada tahun 1870-an. Pada saat yang bersamaan meningkatlah permintaan minyak nabati akibat Revolusi Industripertengahan abad ke-19. Dari sini kemudian muncul ide membuat perkebunan kelapa sawit berdasarkan tumbuhan seleksi dari Bogor dan Deli, maka dikenallah jenis sawit "Deli Dura"
Blog ini berisi tentang dokumen-dokumen yang saya harap dapat bermanfaat bagi sobat semuanya
Rabu, 22 Oktober 2014
Sekilas Tentang RSPO
Roundtable On Sustainable Palm Oil atau biasa disebut RSPO merupakan prakarsa (inisiatif) dari pihak-pihak pemangku kepentingan global Industri kelapa Sawit untuk mendorong pertumbuhan dan penggunaan minyak sawit yang lestari (sustainable) melalui dialog yang terbuka pada seluruh rantai pasokan. RSPO Secara resmi didirikan berdasarkan pasal 60 Swiss Civil Code pada tanggal 8 April 2004. Sustainable Palm Oil atau produksi minyak lestari merupakan Pengelolaan Kebun dan Mill secara berkelanjutan (Sustainable) baik dari aspek Ekonomi Finansial maupun dari aspek Sosial dan Lingkungan, dengan memperhatikan aspek transparansi yang mencakup kebun, Mill (pabrik) dan Smallholder (plasma). Keanggotaan dalam RSPO terdiri dari :
Rabu, 01 Oktober 2014
ISPO
Indonesian Sustainable Palm Oil System
(ISPO) adalah suatu kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia
dalam hal ini Kementrian Pertanian dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing
minyak sawit Indonesia di pasar dunia dan ikut berpartisipasi dalam rangka
memenuhi komitmen Presiden Republik Indonesia untuk mengurangi gas rumah kaca
serta memberi perhatian terhadap masalah lingkungan.
Langganan:
Postingan (Atom)